Tiga Dara atau Tiga Pria

01.52

Press conference 3 DARA.

Tepat hari ini, 23 September 2015. Film 3 Dara diputar di bioskop Indonesia. Berhubung saya sudah menyaksikan film ini senin lalu, berikut saya bagikan sedikit jalan cerita film bergenre drama komedi ini. kalau boleh jujur, saya kurang begitu suka menyaksikan film drama negeri ini. tapi bukan berarti saya mengacuhkan karya anak bangsa. Saya tetap menyempatkan waktu dan sedikit tabungan untuk menonton film buatan anak negeri, yang Alhamdulillah semakin membaik.Yah, walaupun tetap masih ada film yang dibumbui adegan esek – esek demi meraih sensasi dan popularitas. 

Rekan media dan Blogger. (saya yang motret hikz).
Berkesempatan menghadiri undangan nonton bareng film 3 Dara bersama awak media dan blogger, senin kemarin. Saya menikmati film yang dibintangi Adipati Dolken (Jay), Tora Sudiro (Affandi) dan Tanta Ginting (Richard). Tak hanya akting tiga actor ganteng itu saja yang menghiasi layar, ada pula rianti chartwright, ayushita, dan beberapa artis cantik lainnya *yang kebetulan saya lupa namanya* :p .

Awalnya saya bingung, kenapa judulnya tiga dara sedangkan tokoh utamanya tiga pria. Barulah saya mengerti semuanya ketika menonton langsung film ini dan mendengar penjelasan dari sang sutradara yang kebetulan hadir pada saat press conference.

Dalam cerita 3 Dara disebutkan bahwa ketiga sahabat lelaki ini memiliki ketampanan dan kemapanan dalam hidupnya. Jay dengan keahliannya dalam mengeksploitasi sensualitas wanita, Affandi seorang pengusaha sukses yang banyak gaya dan selalu meremehkan wanita, serta Richard lelaki yang selalu dikelilingi wanita cantik dari pagi hingga malam hari. Kehidupan mereka berjalan baik seperti biasa. Hingga suatu hari mereka mendapati perubahan pada diri mereka bertiga yakni “Naluri Wanita”.

Perubahan yang terjadi pada tiga sahabat ini membuat orang – orang disekitar mereka merasa aneh dengan kelakuan ketiganya. Jay yang mendadak melamar sang pacar, Affandi yang menjadi romantis dan perhatian kepada karyawan di kantornya, hingga jay yang berprinsip memiliki satu wanita saja untuk dicintai. Perubahan yang mereka anggap sebagai kutukan dari seorang wanita yang pernah mereka permainkan ini membuat perubahan baik pada sifat mereka terhadap wanita. Tapi masalah terjadi ketika kelakuan mereka juga layaknya seperti wanita. Sensitif pada pasangan hingga mengolesi bibir dengan lipbalm.

Alur cerita film ini memang lebih difokuskan kepada tiga lelaki dengan hal – hal konyol mereka. belum lagi ketika lagu saya (ia sayaaa raisa) didendangkan oleh mereka. *dilempar batu akik*.
Film yang berdurasi sebentar ini saya kasih nilai 6 dari 10. Not bad, dan sedikit pesan moral yang bisa diambil dari film ini ialah “cara menghargai wanita”. Silakan menonton bagi teman – teman yang penasaran dengan film ini :) .

You Might Also Like

1 comment